Logo Bloomberg Technoz

Paguyuban Lender Fintech Dana Syariah: Dana yang Macet Rp815 M

Redaksi
11 November 2025 12:15

Ilustrasi Dana Syariah Indonesia (Diolah)
Ilustrasi Dana Syariah Indonesia (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Klaim kerugian dana investasi yang mandek di platform financial technology peer-to-peer lending (fintech P2P lending) syariah, PT Dana Syariah Indonesia, dilaporkan telah mencapai angka lebih dari Rp800 miliar.

Hal ini disampaikan Paguyuban Lender DSI dimana total dana yang tidak bisa ditarik (withdrawal/WD) oleh pemberi pinjaman posisi sementara berada di Rp815.208.277.107 dalam uanggahan akun media sosial.

Salah satu lender Dana Syariah yang tidak ingin disebutkan namanya kepada Bloomberg Technoz bercerita bahwa angka hasil himpunan laporan Paguyuban berpotensi bertambah. Dalam unggahan yang bersifat terbuka ini juga berharap ada perhatian langsung dari pemerintah melalui Presiden Prabowo, Komisi XI DPR RI, hingga Dewan Pengawas Syariah (DPS).


“Iya benar. Jadi itu data yang dihimpun oleh paguyuban lenders sampai saat ini dan ada kemungkinan nilainya bertambah lagi,” ujar salah satu lender Dana Syariah tersebut, Selasa (11/11/2025).

Di sisi lain, lender PT DSI lainnya menceritakan bahwa jumlah yang terverifikasi dalam paguyuban baru sekitar 2.000-an lender, sementara informasi dari internal Dana Syariah sendiri menyebut ada sekitar 14.000 lender secara keseluruhan.