Logo Bloomberg Technoz

Langkah OPEC+ ini diambil ketika pasar menghadapi prospek kelebihan pasokan yang melonjak yang telah menyebabkan Brent kehilangan 10% selama tiga bulan terakhir. Harga telah turun dari level terendah lima bulan setelah sanksi AS yang lebih ketat terhadap Rusia menimbulkan pertanyaan tentang prospek pasokan dari eksportir utama tersebut.

"Para delegasi mengatakan keputusan untuk menunda produksi mulai Januari mencerminkan ekspektasi perlambatan musiman," ujar analis ANZ Group Holdings Ltd., Brian Martin dan Daniel Hynes, dalam sebuah catatan

"Kami menduga mereka juga menyadari bahwa pasar mungkin kesulitan untuk menerima tambahan barel, terutama jika gangguan pasokan Rusia hanya bersifat sementara."

Para pedagang juga akan memantau gangguan fisik pasokan, setelah serangan pesawat nirawak besar-besaran Ukraina di wilayah Laut Hitam Rusia menyebabkan sebuah kapal tanker minyak terbakar dan merusak fasilitas pemuatan minyak di kota pelabuhan Tuapse. Wilayah tersebut merupakan lokasi kilang utama yang dikelola oleh Rosneft PJSC, yang dikenai sanksi bersama dengan Lukoil PJSC oleh pemerintahan Trump bulan lalu.

(bbn)

No more pages