Logo Bloomberg Technoz

PDIP telah memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Wahyudin Moridu dari keanggotaan partai.

Tak hanya itu, Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi PDIP, Andreas Hugo Pareira mengatakan Wahyudin juga dipecat dalam jabatannya sebagai Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Gorontalo Periode 2024-2029.

“Iya betul [dipecat dari partai dan Anggota DPRD PDIP,” ujar Andreas saat dihubungi, Senin (22/9/2025). 

Terpisah, Ketua Bidang Kehormatan Partai PDIP, Komarudin Watubun mengatakan, akan segera melakukan pergantian antar waktu (PAW) untuk mengisi posisi yang kosong akibat pemecatan Wahyudin tersebut. 

“Komite etik dan disiplin telah merekomendasikan kepada Dewan Pengurus Pusat, dan DPP mengeluarkan surat pemecatan kepada yang bersangkutan, dan dalam waktu dekat segera dilakukan PAW," kata Komarudin.

Komarudin memberikan peringatan kepada seluruh anggota kader partai dari Sabang sampai Merauke untuk tetap menjaga kedisiplinan, etik, kehormatan, wibawa partai maupun keluarga masing-masing. 

Ia mengingatkan untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang mencederai partai dan rakyat. Bila anggota kader melakukan hal yang sama, kata Komarudin, DPP akan mengambil tindakan pemecatan yang sama seperti yang dilakukan terhadap Wahyudin. 

Mulanya, video Wahyudin viral di sosial media TikTok. Dalam video tersebut, Wahyudin berada di sebuah mobil bersama seorang wanita. Ia mengatakan akan pergi ke Makassar dengan menggunakan uang negara. 

“Kita rampok saja uang negara ini. Kita habiskan saja biar negara ini makin miskin. Membawa langsung ke Makassar menggunakan uang negara,” ujar Wahyudin dalam video tersebut.

(dov/frg)

No more pages