Logo Bloomberg Technoz

Jepang Cabut Larangan Ekspor Senjata Sejak Perang Dunia II

News
21 April 2026 15:30

PM Jepang, Sanae Takaichi, saat konferensi pers di kantor perdana menteri di Tokyo, Jepang, Selasa (21/10/2025). (Eugene Hoshiko/AP/Bloomberg)
PM Jepang, Sanae Takaichi, saat konferensi pers di kantor perdana menteri di Tokyo, Jepang, Selasa (21/10/2025). (Eugene Hoshiko/AP/Bloomberg)

Alastair Gale - Bloomberg News

Bloomberg, Jepang resmi menghapus sebagian besar pembatasan ekspor senjata, yang memungkinkan negara tersebut menjual alutsista ke luar negeri untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II. Kebijakan ini diambil guna memperkuat basis industri pertahanan nasional Jepang.

Kabinet Perdana Menteri Sanae Takaichi pada Selasa (21/4) menyetujui perubahan aturan ekspor pertahanan yang akan membuka pasar lebih luas bagi perusahaan-perusahaan di industri persenjataan. Sebelumnya, perusahaan Jepang hanya diizinkan mengekspor peralatan militer terbatas untuk operasi penyelamatan, transportasi, peringatan, pengawasan, serta penyisiran ranjau.


"Keputusan ini dimaksudkan untuk melindungi keamanan Jepang serta berkontribusi lebih jauh terhadap perdamaian dan stabilitas kawasan maupun komunitas internasional di tengah perubahan lingkungan keamanan yang sangat cepat," ujar Sekretaris Kabinet Minoru Kihara dalam konferensi pers. "Pada saat yang sama, pemerintah akan tetap menjunjung tinggi prinsip dasar sebagai negara damai yang telah dibangun selama lebih dari 80 tahun sejak berakhirnya perang."

Meski demikian, kendali ketat tetap berlaku untuk ekspor peralatan mematikan ke negara-negara yang sedang terlibat konflik. Namun, pengecualian dapat diberikan jika pengiriman tersebut dianggap demi kepentingan nasional Jepang, demikian bunyi aturan baru tersebut.

Pangsa pendapatan senjata global. (Sumber: Bloomberg)