Logo Bloomberg Technoz

Istana Klaim Beri Sanksi ke Dapur MBG Bermasalah 

Dovana Hasiana
19 September 2025 17:50

Seorang ibu menunjukkan makan bergizi gratis (MBG) di Posyandu Anyelir 1, Ciracas, Jumat (10/1/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Seorang ibu menunjukkan makan bergizi gratis (MBG) di Posyandu Anyelir 1, Ciracas, Jumat (10/1/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah memberikan sanksi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program makan bergizi gratis (MBG) yang bermasalah. Hal ini merujuk pada sejumlah kasus keracunan makanan yang dialami para siswa atau penerima manfaat program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Meski demikian, Prasetyo tak menjelaskan lebih detil tentang sanksi yang dimaksud. Dia hanya mengatakan, sanksi yang diberikan bertujuan agar SPPG menjalankan prosedur secara lebih cermat dan aman. Sanksi tersebut juga dipastikan tak akan menghambat atau berdampak pada operasional dapur program MBG.

"Harus [sanksi]. Sanksi kalau memang adalah faktor-faktor kesengajaan atau lalai dalam melaksanakan SOP. Tentunya akan ada sanksi kepada SPPG yang dimaksud," ujar Prasetyo kepada awak media, Jumat (19/9/2025).


"Tetapi sanksi yang akan diterapkan jangan sampai kemudian itu mengganggu dari sisi operasional sehingga mengganggu penerima manfaat untuk mendapatkan MBG ini."  

Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo mengatakan kasus keracunan MBG menjadi bahan evaluasi dan catatan bagi pemerintah. Dia telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional dan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh korban terdampak mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik-baiknya. Koordinasi juga dilakukan agar para pihak terkait bisa melakukan evaluasi dan mitigasi perbaikan agar masalah tersebut tidak kembali terulang.