Terkait hal tersebut, ujar dia, sudah dipahami oleh Pemerintah RI dan semoga juga bisa dipahami oleh masyarakat. Banyaknya pekerjaan yang bakal terdampak akibat kemajuan teknologi juga terjadi secara global.
Lanjut Meutya, yang perlu dilakukan secara bersama adalah bagaimana pemerintah bekerja sama dengan para anak muda, pihak swasta, dan media untuk mendorong bahwa digitalisasi ini bukan hanya menggerus atau mengurangi jumlah tenaga kerja yang ada, tetapi secara signifikan juga bisa menambah. Dia pun menyebut RI memiliki rekam jejak (track record) terkait hal itu dan mempunyai banyak perusahaan digital yang melahirkan sejumlah pekerjaan-pekerjaan baru lainnya.
"Jadi kita perlu cukup confident (percaya diri) untuk menghadapi ini, kita anak-anak muda yang kreatif. Sehingga saya meyakini bahwa kita mampu kemudian menciptakan peluang-peluang kerja baru dengan digitalisasi," kata Meutya.
(ain)




























