Logo Bloomberg Technoz

Belanja Barang Mewah di Singapura Naik 7%, Saat Negara Lain Lesu

News
07 July 2025 08:10

Orang-orang berjalan melewati toko-toko di Orchard Road, Singapura, Senin (3/4/2023. (Edwin Koo/Bloomberg)
Orang-orang berjalan melewati toko-toko di Orchard Road, Singapura, Senin (3/4/2023. (Edwin Koo/Bloomberg)

Audrey Wan - Bloomberg News

Bloomberg, Tren belanja barang mewah di Singapura menentang kemerosotan global, mercusuar bagi peritel kelas atas yang bergulat dengan permintaan yang lesu di pasar-pasar utama termasuk China dan Amerika Serikat (AS).

Penjualan barang mewah di negara-kota Asia Tenggara tersebut diperkirakan naik 7% menjadi S$13,9 miliar (US$10,9 miliar) tahun ini dibandingkan dengan 2024, melampaui pusat perbelanjaan regional kelas berat Jepang, China, dan Korea Selatan, menurut data yang dibagikan kepada Bloomberg oleh Euromonitor International.


Pertumbuhan tahun-ke-tahun negara tersebut pada 2024 melonjak melampaui setiap pasar Asia lainnya yang dilacak oleh firma analitik tersebut — kecuali Jepang. Tahun depan, negara tersebut diproyeksikan mengejar puncaknya pada 2019, sebelum Covid sebesar S$14,7 miliar.

Belanja barang-barang mewah di negara-negara Asia./dok. Bloomberg

Singapura hanya mencakup 280 mil persegi, lebih sedikit dari Kota New York, dan populasinya sekitar enam juta jiwa dikerdilkan oleh kota-kota besar Asia seperti Tokyo dan Shanghai.