Logo Bloomberg Technoz

Bagaimana Investor Bersikap Usai Penunjukan Pjs Bos OJK & BEI?

Pramesti Regita Cindy
02 February 2026 07:55

Warga melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penunjukan Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi sebagai pejabat sementara (Pjs) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon memunculkan respons beragam dari ekonom.

Di satu sisi, langkah tersebut dinilai mampu menjaga kesinambungan kepemimpinan jangka pendek, namun sisi lain dinilai belum cukup meredam kekhawatiran investor terhadap stabilitas pengawasan sektor keuangan.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai OJK dengan kepemimpinan baru merupakan salah satu lembaga kunci yang selama ini menjadi rujukan kepercayaan investor dalam pengawasan sektor investasi.


Oleh karena itu "kalau ada polemik dalam kepemimpinan OJK tentu persepsi investor jadi negatif," katanya kepada Bloomberg Technoz, dikutip Senin (2/2/2026).

Lantas, Bhima menyebut bahwa penunjukan Pj Ketua dan Wakil Ketua OJK bersifat sementara dan belum cukup kuat untuk meredam kekhawatiran investor. Ia memperkirakan tekanan di pasar saham masih akan berlanjut dalam jangka pendek.