Logo Bloomberg Technoz

Penjualan Mobil Listrik BYD Turun 30% di Januari

News
02 February 2026 05:16

BYD Atto 1 dipamerkan saat gelaran GJAW 2025 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/11/2925). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
BYD Atto 1 dipamerkan saat gelaran GJAW 2025 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/11/2925). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg News

Bloomberg, Mobil listrik asal China BYD Co. mengumumkan bahwa penjualan pada bulan Januari turun 30%. Sebuah kondisi yang kemudian menyorot atas tantangan yang dihadapi perusahaan dalam upaya meningkatkan penjualan, sementara pengurangan subsidi di China berdampak negatif pada permintaan.

Pabrikan berbasis di Shenzhen ini mengirimkan 210.051 kendaraan pada bulan pertama 2026, dibandingkan dengan 300.538 pada periode yang sama tahun lalu. 


Angka yang menurun diperkirakan terjadi setelah lonjakan pembelian pada akhir tahun. Saat itu pembeli mengincar EV dengan harga lama atau sebelum pengurangan subsidi  yang berlaku mulai akhir Desember.

Walau awal tahun sering kali mencatat volume penjualan yang tidak merata akibat libur Tahun Baru Imlek, investor secara ketat memantau tren BYD sepanjang 2026 karena penurunan permintaan di dalam negeri bertolak belakang dengan pertumbuhan permintaan di luar negeri.