Logo Bloomberg Technoz

Memasuki Bulan Februari, Sinar Bitcoin Kian Meredup Jadi Rp1,3 M

Redaksi
02 February 2026 08:13

Bitcoin Memulai Awal Pekan di Bulan Februari 2026 Kembali Melemah. Bloomberg
Bitcoin Memulai Awal Pekan di Bulan Februari 2026 Kembali Melemah. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bitcoin kembali jatuh. Tren pelemahan harga di awal bulan Februari terus berlanjut bahkan kini semakin nyaman pada level di bawah US$78.000. Masa suram Bitcoin kembali hadir mirip tahun lalu saat 'Liberation Day' akibat dampak kebijakan tarif dagang Presiden Donald Trump. 

Kini, pergerakan BTC ada pada kisaran US$77.757,56 (setara Rp1,3 miliar) hingga pukul 8.05 waktu Indonesia, Senin (2/2/2026). Dalam satu tahun terakhir telah terjadi koreksi 23,2% namun secara year to date (ytd) –10,9%.

Aset kripto paling berharga di dunia tersebut telah mengalami kejatuhan pada 1 Februari 2026 bahkan sempat anjlok hingga 10% ke level US$75.709,8.  Bitcoin turun lebih dari 14% dibandingkan posisi Januari.


Aset kripto lainnya pada saat yang bersamaan juga mengalami kerugian, seperti XRP yang turun 3,5% dalam 24 jam perdagangan terakhir dan bertahan di US$1,6. Ether melemah lebih tajam sekitar 6,6% menjadi US$.2.306.

Pada bagian lain BNB -2,3% ke US$765, Solana -4,1% ke US$101. Cardano juga -2,1% ke US$0,28. Dogecoin justru +0,3% ke US$0,105.