Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Dorong Proyek Titan Ikut Pasok Baterai ke PLTS Kopdes

Azura Yumna Ramadani Purnama
30 January 2026 20:32

PLTS Lipang dengan kapasitas 93 kWp yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, di Desa Lipang, Sulawesi Utara (26/6). (PLN)
PLTS Lipang dengan kapasitas 93 kWp yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, di Desa Lipang, Sulawesi Utara (26/6). (PLN)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendorong pabrik baterai listrik garapan Indonesia Battery Corporation (IBC) bersama dengan konsorsium Huayou dapat memproduksi baterai untuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Bahlil berharap proyek baterai dengan kode Titan itu ikut membantu program PLTS berkapasitas total 100 gigawatt (GW) di Koperasi Desa Merah Putih.

“Jadi ini tidak hanya untuk baterai mobil, tapi ini juga didesain untuk baterai panel surya,” kata Bahlil dalam konferensi pers, di Kementerian ESDM, Jumat (30/1/2026).


IBC dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) baru saja menandatangani  kerangka kerja sama atau framework agreement proyek Titan bersama dengan konsorsium Huayou di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Konsorsium pimpinan Huayou dengan nama HYD Investment Limited itu terdiri dari Huayaou, EVE Energy Co., Ltd. dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ).