PDB Singapura Naik 5,7% Kuartal Lalu Berkat Lonjakan Manufaktur
News
02 January 2026 08:35

Ramsey Al-Rikabi - Bloomberg News
Bloomberg, Industri farmasi dan elektronik Singapura menjadi motor penggerak perekonomian pada tiga bulan terakhir tahun 2025. Kedua sektor ini mendorong pertumbuhan tahunan mencapai level tertinggi sejak pulih dari pandemi, meski ada kekhawatiran akan dampak negatif akibat tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump.
Menurut perkiraan awal Kementerian Perdagangan dan Industri yang dirilis pada Jumat (2/1/2026), produk domestik bruto (PDB) pada kuartal lalu tumbuh 5,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini lebih rendah daripada estimasi median 6,3% dalam survei Bloomberg dan lebih tinggi dari 4,3% pada kuartal sebelumnya.
Kementerian tersebut menjelaskan sektor manufaktur tumbuh 15% secara tahunan, didorong oleh pertumbuhan kuat dari sektor farmasi dan permintaan semikonduktor, server, dan produk terkait server yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI).
Dampak tarif global Trump terhadap Singapura yang bergantung pada perdagangan ternyata lebih kecil dari perkiraan. Ekspor tetap stabil dan pemulihan di sektor konstruksi meningkatkan aktivitas domestik.
































