Logo Bloomberg Technoz

Danantara Alokasi 50% Dana Kelolaan untuk Investasi di Indonesia

Pramesti Regita Cindy
02 February 2026 08:40

Pandu Patria Sjahrir. (Dok. Bloomberg Technoz)
Pandu Patria Sjahrir. (Dok. Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - BPI Danantara menegaskan komitmennya untuk menempatkan sekitar 50% dana kelolaannya pada instrumen investasi di dalam negeri. Namun, alokasi tersebut tidak seluruhnya akan ditempatkan di pasar modal, meskipun instrumen saham dan obligasi tetap menjadi bagian dari strategi investasi.

"Sebagian akan ada di pasar modal. Tentu kita ingin berpihakan pada pasar modal Indonesia. Kita bisa masuk baik di pasar obligasi ataupun di pasar saham," kata Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir kepada awak media di BEI Jakarta, dikutip Senin (2/2/2026). 

Meski demikian, Pandu belum merinci porsi alokasi antara saham dan obligasi. Ia menilai keterbukaan yang terlalu detail justru berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku pasar.


"Saya nggak bakal juga describe specifically berapa persen, karena pemain-pemain pasar modal ini sangat pinter. Yang pasti kita akan terus berinvestasi di pasar modal Indonesia," Pandu menegaskan.

Pada kesempatan tersebut, Pandu juga menyebut bahwa Danantara mulai masuk ke pasar modal sejak akhir Desember 2025, jauh sebelum gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi beberapa waktu lalu.