ESDM Beber Alasan Harga Bioetanol Lebih Mahal dari Bensin
Azura Yumna Ramadani Purnama
30 January 2026 10:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan salah satu penyebab harga jual bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan campuran bioetanol lebih tinggi dari bensin konvensional karena nilai oktan atau RON yang terkandung lebih besar.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menyatakan campuran bioetanol dalam bensin membuat nilai oktan yang terkandung terkerek naik.
Dia mencontohkan Pertamax Green 95 memiliki nilai oktan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Pertamax yang memiliki nilai oktan RON 92.
“Akan tetapi, itu kan RON-nya sudah lebih bagus ya? Lumayan lah menaikkan RON,” kata Eniya ditemui di Kompleks Parlemen, dikutip Jumat (30/1/2026).
Kendati begitu, dia menegaskan Kementerian ESDM terus berupaya membuat harga jual BBM dengan campuran etanol lebih ekonomis, salah satunya dengan mempercepat pembebasan cukai etanol secara terpusat.
































