Logo Bloomberg Technoz

Bos BEI Baru Jeffrey Soal Rencana Polri Usut Kasus Saham Gorengan

Pramesti Regita Cindy
01 February 2026 10:20

Direksi dan Dewan Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kabarnya menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai penjabat Direktur Utama BEI. Dok: BEI
Direksi dan Dewan Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kabarnya menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai penjabat Direktur Utama BEI. Dok: BEI

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons rencana Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mendalami dugaan transaksi semu atau menyesatkan, yakni praktik saham gorengan di pasar modal Indonesia.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan masing-masing institusi memiliki peran dan kewenangan tersendiri dalam menjaga integritas pasar modal. 

"Seluruh pihak akan melakukan tugasnya masing-masing," kata Jeffrey ketika ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip Minggu (1/2/2026). 


Namun, dirinya menegaskan bahwa BEI tidak terlibat langsung dalam proses hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Pengawasan yang dilakukan BEI berfokus pada aktivitas perdagangan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan pasar modal, terang Jeffrey.

 Adapun upaya penindakan hukum berada di ranah otoritas dan aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku termasuk penyelidikan yang dilakukan Polri terkait dugaan manipulasi saham.