Logo Bloomberg Technoz

Kominfo Sebut Tiktok Hingga Meta Hapus Jutaan Konten Hoaks Pemilu

Muhammad Fikri
19 March 2024 17:40

Ilustrasi media sosial. (Photo by Tracy Le Blanc via pexels)
Ilustrasi media sosial. (Photo by Tracy Le Blanc via pexels)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan, konten bohong atau konten hoaks Pemilu menyebar secara merata di berbagai platform media sosial. Dia pun mengklaim, para pengelola platform pun telah melakukan bersih-bersih secara mandiri.

"Merata. Semuanya, termasuk Google, Meta, sampai Tiktok," kata Budi di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (19/3/2024).

Menurut dia, pengelola platform Tiktok telah melapor kepada Kominfo tentang hasil sweeping konten hoaks pemilu dalam beberapa bulan terakhir. Penyaringan konten dilakukan tanpa permintaan Kominfo karena Tiktok memiliki kebijakan dan ketentuan komunitasnya sendiri.

"Selama pemilu [Tiktok] sudah men-takedown 10,8 juta konten hoaks," ujar Budi.

Demikian pula dengan Google yang juga melaporkan telah menghapus paksa hampir 2 juta konten selama periode Pemilu 2024. Angka yang serupa juga dilaporkan Meta yang mengelola paltform media sosial Facebook, dan Instagram.

TikTok. (Dok: Bloomberg)