Logo Bloomberg Technoz

Blok Mandiodo Antam Tutup Gegara Korupsi, Warga Kesulitan Ekonomi

Sultan Ibnu Affan
24 January 2024 09:40

Blok Mandiodo. (Dok. Antam)
Blok Mandiodo. (Dok. Antam)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menilai penutupan areal pertambangan nikel di Blok Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara turut membuat kesulitan ekonomi warga sekitar.

Penilaian itu didapatkan berdasarkan hasil pantauan Ombudsman terhadap blok di wilayah usaha izin pertambangan (WIUP) milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam itu sejak September 2023, atau setelah blok itu ditutup pada Agustus imbas kasus korupsi.

Anggota Ombudsman Hery Susanto mengatakan, sebelum adanya penutupan tambang itu, perputaran ekonomi masyarakat sekitar masih cukup stabil.

"[Namun], setelah adanya penutupan operasional tambang tersebut mengakibatkan perekonomian masyarakat menjadi  lebih buruk," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Rabu (24/1/2024).

Hery mengatakan, temuan menyusul keterangan perwakilan masyarakat Desa yang berada disekitar kawasan tambang tersebut, yang mengeklaim jumlah pengangguran warga setempat meningkat.

Ilustrasi tambang nikel di Sulawesi (Dimas Ardian/Bloomberg)