Logo Bloomberg Technoz

RI Kebut Perluas Pasar Sagu ke Jepang Hingga Sumur Pertamina

Ibnu Affan
05 November 2026 13:40

Menperin Muhammad Sarmuji (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)
Menperin Muhammad Sarmuji (Bloomberg Technoz/Dovana Hasiana)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mulai mendorong pengembangan industri sagu dalam negeri lewat penguatan riset lintas Kementerian bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), memperluas pemanfaan komoditas dan meningkatkan nilai tambah.

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengatakan, apalagi, Indonesia memiliki potensi sumber daya sagu terbesar di dunia, namun belum sepenuhnya dimanfaat oleh industri, khususnya pengolahan.

"Ini ada tanaman asli Indonesia penghasil pati yang memiliki potensi besar sebagai sumber bahan baku makanan karbohidrat alternatif," ujar Sarmuji dalam Sago Bussines Forum di Jakarta, Kamis (5/11/2026).


Sarmuji mengatakan peluang pasar internasional juga belum sepenuhnya dimanfaatkan Indonesia. Jepang menjadi salah satu negara tujuan ekspor pati sagu, tetapi kontribusi Indonesia terhadap kebutuhan impor negara tersebut masih relatif terbatas.

Data internal menunjukkan pangsa Indonesia dalam pasokan pati sagu ke Jepang meningkat dari sekitar 2% pada 2021 menjadi 7% pada 2022, 8% pada 2023, 9% pada 2024, dan 14% pada 2025.