Logo Bloomberg Technoz

BGN Kembali Aktivasi 953 Dapur MBG, Ini Alasannya 

Dinda D
05 November 2026 13:00

Siswa mengambil MBG secara prasmanan di SMP Kemala Bhayangkari 3, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa mengambil MBG secara prasmanan di SMP Kemala Bhayangkari 3, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengaktivasi 953 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di 34 provinsi. 

Penambahan dapur ini dilakukan untuk memperluas jangkauan program hingga sekitar 1,5 juta penerima manfaat, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, aktivasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.


"Kami telah berjanji untuk mengaktivasi dapur yang telah terdaftar di portal mitra secara bertahap dan berhati-hati, dengan mengutamakan asas kebermanfaatan dan kebutuhan penerima manfaat," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/11).

Menurut Agustina, salah satu pertimbangan pembukaan dapur baru adalah kebutuhan pemenuhan gizi di wilayah yang masih menghadapi persoalan stunting. Karena itu, BGN memberikan perhatian khusus kepada daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi, termasuk wilayah 3T.