
Jessica Zhou - Bloomberg News
Bloomberg, Para pembeli tembaga di China kini berebut untuk mendapatkan logam fisik, di mana premi spot melonjak tajam seiring pasokan yang makin menipis di negara konsumen terbesar di dunia tersebut.
Menurut data dari Shanghai Metals Market, premi tembaga spot di Shanghai melonjak hingga 1.900 yuan per metrik ton di atas harga kontrak berjangka pada Rabu—level tertinggi sejak 2021.
Lonjakan ini menjadi indikasi terbaru bahwa katoda tembaga yang tersedia makin langka, menyusul pembatasan produksi oleh pabrik peleburan (smelter) di China yang memperketat pasokan.
"Kelangkaan yang terus berlanjut ini disebabkan oleh pemangkasan produksi di smelter dalam negeri dan terbatasnya pasokan dari luar negeri, seperti dari Afrika dan Rusia," ujar Zhou Xiaoou, analis Zijin Tianfeng Futures Co.





























