Logo Bloomberg Technoz

Jaga Daya Beli, Pemerintah Andalkan Diskon Nataru & Bansos Rp30 T

Pramesti Regita Cindy
03 November 2026 09:50

Ilustrasi Bansos (Envato)
Ilustrasi Bansos (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mengandalkan penyaluran bantuan sosial (bansos) senilai sekitar Rp30 triliun serta program diskon Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada akhir 2026.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai Rapat Terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/11/2026) sore. 

Respons Airlangga tersebut menjawab perihal data inflasi Badan Pusat Statistik (BPS) pada Oktober 2026 tercatat sebesar 3,23%, mendekati batas atas sasaran inflasi Bank Indonesia (BI) sebesar 3,5%.


Lebih lanjut, Airlangga mengatakan bahwa pemerintah juga turut mendorong kinerja sektor ekspor dan impor guna menopang pertumbuhan ekonomi pada semester II-2026. 

"Tentu kita tetap mendorong sektor ekspor-impor. Kemudian daya beli dalam negeri dengan ada program Nataru, ada spesial diskon di sana, dan juga ada program-program bantuan sosial yang senilai dengan angka sekitar Rp30 triliun. Jadi kita gelontorkan bantuan agar daya tahan bisa terjaga," kata Airlangga dikutip Selasa (3/11/2026).