Logo Bloomberg Technoz

PERDAGANGAN KOMODITAS

Bos DSI Beber Skema Pemantauan Anomali dalam Ekspor SDA 1 Pintu

Azura Yumna Ramadani Purnama
04 November 2026 12:00

10 Produsen CPO Diduga Transfer Pricing, Negara Rugi Rp1,48 Triliun (Diolah)
10 Produsen CPO Diduga Transfer Pricing, Negara Rugi Rp1,48 Triliun (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) bakal menandai atau flagging transaksi ekspor batu bara, minyak kelapa sawit, dan paduan besi yang terindikasi melakukan praktik underinvoicing atau pelaporan nilai ekspor lebih rendah dari harga pasar.

Berdasarkan materi paparan Direktur Utama DSI Luke Thomas Mahony dalam Minerba Convex 2026, penandaan dilakukan dengan membandingkan harga dalam kontrak dan invoice dengan referensi harga pasar, serta memeriksa kesesuaian volume dan kualitas komoditas yang dikirim.

DSI juga akan memeriksa transaksi dengan perusahaan terafiliasi untuk mendeteksi potensi mispricing.


Ditegaskan bahwa sistem pemantauan ekspor tersebut akan mengintegrasikan data transaksi, referensi harga pasar, dokumen komersial, hingga informasi pengiriman barang.

Direktur Utama DSI Luke Thomas Mahony di sela Minerba Convex 2026, Selasa (4/11/2026)./Bloomberg Technoz-Azura Yumna

Apabila ditemukan perbedaan harga yang tidak dapat dijelaskan berdasarkan kondisi transaksi, DSI akan menandainya sebagai potensi anomali untuk diverifikasi lebih lanjut.