Logo Bloomberg Technoz

PENGADAAN ENERGI

Impor Migas RI Januari—September 2026 Melesat hingga 37,35%

Ibnu Affan
02 November 2026 12:50

Kapal tanker super pengangkut minyak PIS Pioneer./Marine Traffic-Bambang Pujiono
Kapal tanker super pengangkut minyak PIS Pioneer./Marine Traffic-Bambang Pujiono

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor minyak dan gas (migas) Indonesia pada Januari hingga September 2026 meroket US$8,86 miliar atau 37,35% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan impor miga tersebut dipicu oleh meningkatnya impor minyak mentah senilai US$1,96 miliar atau 29,13% dan hasil minyak senilai US$6,90 miliar atau 40,61% dibandingkan dengan periode Januari-September 2025.

"Impor migas tercatat US$32,57 miliar atau naik tinggi 37,35%," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers BPS, Senin (2/11/2026).


Sementara sepanjang September 2026, nilai impor migas naik sebesar US$631,4 juta atau 23,94% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).

Peningkatan impor migas disebabkan oleh bertambahnya impor hasil minyak senilai US$686,2 juta atau 37,01%, meski impor minyak mentah turun hingga US$54,8 juta atau 7,00%.