Logo Bloomberg Technoz

Menyusul, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat di zona hijau dengan menguat 7,56%. Juga saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) terapresiasi mencapai 7,2%.

Adapun saham LQ45 lainnya juga menjadi penopang IHSG, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang berhasil menguat 5,41%, saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melesat 5,37%, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) menghijau 5%, dan saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) bertambah 4,87%.

Di samping tren penguatan, Panin Sekuritas menyebut, IHSG siang hari ini dipengaruhi oleh aksi buying investor, di tengah valuasi yang sudah atraktif dan mempertimbangan data laporan keuangan kuartal III-2026 yang relatif beragam. 

“IHSG hari ini sudah mengecualikan seluruh saham HSC yang memberikan bobot ~18% terhadap IHSG, yang dinilai positif oleh pasar, untuk mendukung tata kelola pasar saham yang lebih transparan,” papar Panin Sekuritas dalam catatan terbaru.

Ditambah lagi, rilis data inflasi dan neraca dagang Indonesia yang positif dan lebih baik daripada estimasi pasar, turut menjadi katalis positif bagi IHSG. 

Namun memang, penguatan ini perlu disikapi dengan hati-hati, mengingat sentimen global masih membayangi. Salah satunya, mempertimbangkan tanda-tanda upaya diplomatik untuk menyudahi konflik Timur Tengah di tengah kekhawatiran akan aksi militer AS yang diperbarui terhadap Iran.

Senada, Mirae Asset Sekuritas Indonesia menutur, implementasi kebijakan baru BEI yang mulai berlaku pada hari ini, yang mengeluarkan sebanyak 81 saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG, disambut positif oleh pasar.

“Kebijakan ini merupakan bagian dari reformasi pasar modal untuk meningkatkan transparansi, kredibilitas indeks, dan kepercayaan investor setelah munculnya kekhawatiran MSCI mengenai transparansi kepemilikan saham serta potensi reklasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market,” papar Mirae Asset Sekuritas.

Dilihat dari sisi positif, pengecualian saham HSC diharapkan memperbaiki kualitas representasi IHSG karena Indeks Komposit akan lebih mencerminkan saham-saham dengan kepemilikan publik yang lebih memadai.

(fad)

No more pages