Logo Bloomberg Technoz

Berikut diantaranya berdasarkan data Bloomberg, Senin (2/11/2026).

  1. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menambah 9,96 poin
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menambah 6,41 poin
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menambah 4,85 poin
  4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menambah 4,31 poin
  5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menambah 3,83 poin
  6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menambah 3,71 poin
  7. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menambah 3,35 poin
  8. PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) menambah 3,13 poin
  9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menambah 2,93 poin
  10. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menambah 1,76 poin

Aktivitas Manufaktur RI Ekspansif, Terbaik dalam 31 Bulan

Aktivitas manufaktur Indonesia tangguh hingga berada di zona ekspansi untuk periode Oktober. Terjadi peningkatan dibanding bulan sebelumnya.

Pada Senin pagi, S&P Global mengumumkan aktivitas manufaktur Indonesia yang dicerminkan dengan Purchasing Managers’ Index (PMI), hasilnya PMI Indonesia berada di level 52,4. PMI di atas 50 menandakan aktivitas yang ekspansif.

PMI Oktober juga sedikit lebih tinggi dibanding September sebelumnya yang sebesar 54. Terlebih lagi hasil PMI Oktober menjadi yang tertinggi sejak Maret 2024 lebih dari dua tahun (31 bulan).

Indeks Pemesanan Baru (New Orders) melesat menuju level tertinggi dalam lima tahun. Ini membuat volume produksi meningkat ke posisi tertinggi sejak Maret 2024.

“Penjualan ke pasar luar negeri juga meningkat, dengan pemesanan ekspor mencapai laju tercepat sejak April 2011 atau periode pencatatan. Dunia usaha merespons dengan meningkatkan pembelian bahan baku, meski tambahan penciptaan lapangan kerja masih terbatas,” tulis keterangan S&P Global.

Usamah Bhatti, Ekonom S&P Global Market Intelligence, menyebut sektor manufaktur Tanah Air mengawali kuartal IV-2026 dengan solid. Ekspansi terjaga, ditopang oleh peningkatan permintaan termasuk ekspor.

“Permintaan yang kuat menjadi tekanan bagi industri penghasil barang, tetapi ini adalah modal untuk perbaikan aktivitas pada bulan-bulan ke depan. Keyakinan dunia usaha tetap tinggi. Area yang perlu mendapat perhatian adalah penciptaan lapangan kerja, di mana hanya ada peningkatan yang marjinal,” jelasnya.

(fad)

No more pages