Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Buka Perdagangan di Rp18.035/US$

Tim Riset Bloomberg Technoz
22 October 2026 09:09

Nasabah menukarkan uang rupiah ke dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Nasabah menukarkan uang rupiah ke dolar AS di tempat penukaran uang asing di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah hari ini (22/10/2026) melemah saat pembukaan perdagangan spot. Melansir data Bloomberg, rupiah spot terpangkas 0,19% ke level Rp18.035/US$. 

Rupiah dan mata uang Asia. (Bloomberg)

Gerak rupiah hari ini dibayangi oleh tekanan eksternal yang semakin kuat, dengan kenaikan minyak Brent 1,22% ke US$110,15/barel pada 08.40 WIB, yang berpotensi memicu inflasi impor. 

Di pasar luar negeri, rupiah merespons dengan defensif. Awalnya, rupiah bisa menguat ke kisaran Rp18.063/US$, tapi kemudian kembali tersandung ke Rp18.070/US$. 

Rupiah di pasar offshore dalam enam bulan terakhir, pada Kamis (22/10/2026), 08.44 WIB. (Bloomberg)

Pergerakan rupiah hari ini berpotensi tertekan di tengah sentimen MSCI yang akan menurunkan pasar saham RI. Belum lagi, pasar menangkap sikap Bank Indonesia (BI) yang cenderung ambigu.

Kemarin, tetap menahan suku bunga acuan di level 5,75%. Tetapi, BI juga melakukan sejumlah pelonggaran dan pengetatan secara bersamaan. BI menjalankan kebijakan pelonggaran likuiditas dengan menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) dari 9% jadi 7%, yang diterapkan dalam dua tahap.