Harga Surat Utang RI Naik Akibat Aksi Borong
Redaksi
22 October 2026 10:13

Bloomberg Technoz, Jakarta - Investor mengguyur pasar surat utang pada perdagangan Kamis (22/10/2026) dan membuat yield turun di sebagian besar tenor. Penurunan yield berarti harga obligasi sedang naik.
Melansir data Bloomberg pada 09:48 WIB, yield tenor 3 tahun turun paling tajam, sebesar 4,8 bps jadi 7,04%, disusul tenor 4 tahun turun 1,4 bps jadi 7,16%. Begitu juga tenor 1 tahun ikut turun 2,1 bps jadi 6,8%.
Penurunan berlanjut ke tenor panjang. Yield tenor acuan turun 1,4 bps ke 7,4%, diikuti tenor 12 tahun dengan yield terpangkas tipis 0,3 bps jadi 7,41%.
Turunnya tenor acuan 1,4 bps saja, memang jadi indikasi bahwa penguatan relatif terbatas. Sementara, kenaikan yield di tenor 13 tahun cukup signifikan 12,8 bps jadi 7,42%, dan tenor 11 tahun naik 2,1 bps jadi 7,41%.
Pergerakan yield pagi ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap obligasi masih ada, di tengah sentimen pasar keuangan yang menggelayuti dan membuat sikap investor kian berhati-hati. Selain itu, penurunan yang terjadi pada yield US Treasury ikut menopang gerak yield di pasar surat utang domestik. Untuk diketahui, yield US Treasury juga terpangkas 2,5 bps jadi 5,08%, setelah sebelumnya sempat bertengger di 5,11%.
































