Bank Sentral Tahan BI Rate Tetap 5,75%, Bunga Deposito Naik
Pramesti Regita Cindy
21 October 2026 13:56

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan atau BI Rate tetap di level 5,75%. Hal ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulanan periode Oktober 2026 yang berlangsung pada 20-21 Oktober 2026.
Gubernur BI Destry Damayanti menyebutkan, kendati menahan BI Rate, tetapi bank sentral meningkatkan suku bunga deposit facility 25 basispoin (bps) dari semula 4,75% menjadi 5%. Sementara itu, suku bunga lending facility tetap berada di angka 6,5%.
Kebijakan ini diambil setelah bank sentral menaikkan BI Rate yang cukup agresif 100 basispoin pada Mei dan Juni 2026 lalu.
"Keputusan ini diperkuat dengan peningkatan kebijakan insentif untuk instrumen domestik non-deliverable forward (DNDF) lindung nilai kepada BI guna menarik aliran modal asing guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas," ujar Destry dalam konferensi pers Hasil RDG BI hari ini, Rabu (21/10/2026).
Destry menegaskan kebijakan moneter ini akan tetap konsisten dengan strategi stabilisasi rupiah di tengah tekanan eksternal yang makin kuat juga untuk menjaga sasaran inflasi sesuai target pemerintah.


























