Logo Bloomberg Technoz

Dividen Yield ANTM, BBRI & BMRI Makin Tebal 

Nyoman Ary Wahyudi
21 October 2026 10:50

Bank Rakyat Indonesia (Bank BRI). (Dok. BRI)
Bank Rakyat Indonesia (Bank BRI). (Dok. BRI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebagian investor melihat peluang menarik dari koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) sepanjang tahun ini.

Sejumlah investor mulai menempatkan investasi mereka pada emiten dengan rekam jejak pembagian dividen yang solid, beberapa emiten yang tergabung ke dalam indeks high dividen-20.

Menurut catatan Sinarmas Sekuritas, mayoritas konstituen high dividend-20 mencatat estimasi dividen yield 2026 lebih tinggi dibandingkan dengan posisi 2025.


“Penurunan harga saham berpotensi meningkatkan dividend yield, terutama apabila fundamental dan kemampuan emiten dalam membagikan tetap terjaga,” dikutip dari catatan Sinarmas Sekuritas, Rabu (21/10/2026).

Menurut tim riset Sinarmas Sekuritas, koreksi IHSG sepanjang tahun ini menjadi peluang untuk mengakumulasi saham dengan potensi dividend yield menarik.