Investor Asing Salah Menilai, 91% Analis Rekomendasikan Buy BBCA
Redaksi
21 October 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Investor asing beruntun melepas saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada awal pekan ini di tengah tekanan pasar modal domestik. Meski demikian, mayoritas analis tetap memasang sikap bullish dan menilai fundamental bank swasta terbesar di Indonesia tersebut masih ditopang oleh profitabilitas, likuiditas, dan kualitas aset yang solid.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) saham BBCA sebesar Rp986,87 miliar pada Senin (19/10/2026). Nilai tersebut meningkat menjadi Rp966,11 miliar pada Selasa (20/10/2026), sekaligus menjadikan BBCA sebagai saham dengan net sell asing terbesar pada perdagangan hari tersebut.
Dengan demikian, nilai jual bersih asing pada saham BBCA mencapai sekitar Rp1,95 triliun dalam dua hari perdagangan tersebut. Meski dibayangi tekanan jual, saham BBCA justru menguat 7,88% ke level Rp5.200/saham pada perdagangan Selasa, seiring dengan rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Penguatan berlanjut hingga hari ini. Pada penutupan sesi I, Rabu (21/10/2026), BBCA naik 0,48% ke level Rp5.225/saham.
Tekanan terhadap saham BBCA berlangsung ketika sentimen investor asing terhadap pasar saham Indonesia memburuk, menyusul kekhawatiran mengenai status klasifikasi pasar modal Indonesia oleh penyedia indeks global MSCI.































