Aksi Spekulatif Buat Bitcoin Sempat Sentuh Level US$84 Ribuan
Redaksi
22 October 2026 09:58

Bloomberg, Aset kripto Bitcoin pada pergantian hari menuju Kamis (22/10/2026) waktu Indonesia mencatatkan kebangkitan hingga kisaran tertinggi US$84.777 sebelum akhirnya mengalami koreksi terbatas. Lonjakan harga BTC di tengah perdagangan yang lesu sepanjang pekan ini, dipicu kenaikan saham-saham teknologi global efek dari perubahan penilaian atas risiko di pasar.
Data Coinglass, seperti dilaporkan Bloomberg News, menyajikan fakta terjadinya pemulihan leverage melalui perpetual futures. Open interest juga kembali meningkat pasca berminggu-minggu mengalami deleveraging. OI menjadi gambaran jumlah total kontrak berjangka yang masih terbuka.
“Aset yang berisiko mendapat dorongan dari laporan laba yang solid dan minat baru terhadap AI, sementara harga minyak tetap tinggi dan bergejolak,” kata Jasper De Maere, salah satu trader over-the-counter (OTC) di Wintermute.
“Kini, hal tersebut masih terasa seperti pemulihan dibandingkan awal dari sebuah reli, namun hal itu bisa berubah dengan cepat jika harga Bitcoin mendekati US$87.000 dengan momentum yang cukup kuat.”
Lonjakan harga yang sempat terjadi dini hari tadi dipicu oleh laporan keuangan SpaceX. Hal ini membantu menghidupkan kembali antusiasme terhadap aset berisiko, walau masih ada pertanyaan yang mengganjal soal keberlanjutan booming kecerdasan buatan.






























