Logo Bloomberg Technoz

Potret Pengolahan Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

Andrean Kristianto
21 October 2026 20:02

Dadang meniliah sampah plastik di Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Dadang meniliah sampah plastik di Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tumpukan plastik bekas rumah tangga yang biasanya berakhir di tempat pembuangan kini dimanfaatkan menjadi bahan bakar alternatif di Bank Sampah ini.

Tumpukan plastik bekas rumah tangga yang biasanya berakhir di tempat pembuangan kini dimanfaatkan menjadi bahan bakar alternatif di Bank Sampah ini.

Dadang menjelaskan, proses pengolahan menggunakan drum berkapasitas 200 liter dengan waktu pengerjaan sekitar lima jam.  (Bloomberg Technoz/Andre)

Dadang menjelaskan, proses pengolahan menggunakan drum berkapasitas 200 liter dengan waktu pengerjaan sekitar lima jam. (Bloomberg Technoz/Andre)

Hasil dari pengolahan sampah plastik tersebut menghasilkan bahan bakar alternatif. (Bloomberg Technoz/Andrean)

Hasil dari pengolahan sampah plastik tersebut menghasilkan bahan bakar alternatif. (Bloomberg Technoz/Andrean)

Ia mengaku 1kilogram sampah plastik yang ia olah dapat menghasilkan 0,8 liter bahan bakar alternatif. (Bloomberg Technoz/Andre)

Ia mengaku 1kilogram sampah plastik yang ia olah dapat menghasilkan 0,8 liter bahan bakar alternatif. (Bloomberg Technoz/Andre)

Ia mengaku sudah satu bulan mencoba mengembangkan bahan bakar alternatif ini. (Bloomberg Technoz/Andre)

Ia mengaku sudah satu bulan mencoba mengembangkan bahan bakar alternatif ini. (Bloomberg Technoz/Andre)

Hasilnya dimanfaatkan untuk menghidupkan kendaraan operasional bank sampah serta menggerakkan mesin pencacah botol plastik. (Bloomberg Technoz/Andre)

Hasilnya dimanfaatkan untuk menghidupkan kendaraan operasional bank sampah serta menggerakkan mesin pencacah botol plastik. (Bloomberg Technoz/Andre)

Ide pembuatan bahan bakar alternatif ini berlangsung sejak adanya Instruksi Gubernur (Ingub) Nomer 5 Tahun 2026 pada April lalu.

Ide pembuatan bahan bakar alternatif ini berlangsung sejak adanya Instruksi Gubernur (Ingub) Nomer 5 Tahun 2026 pada April lalu.

Dadang meniliah sampah plastik di Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Tumpukan plastik bekas rumah tangga yang biasanya berakhir di tempat pembuangan kini dimanfaatkan menjadi bahan bakar alternatif di Bank Sampah ini.
Dadang menjelaskan, proses pengolahan menggunakan drum berkapasitas 200 liter dengan waktu pengerjaan sekitar lima jam.  (Bloomberg Technoz/Andre)
Hasil dari pengolahan sampah plastik tersebut menghasilkan bahan bakar alternatif. (Bloomberg Technoz/Andrean)
Ia mengaku 1kilogram sampah plastik yang ia olah dapat menghasilkan 0,8 liter bahan bakar alternatif. (Bloomberg Technoz/Andre)
Ia mengaku sudah satu bulan mencoba mengembangkan bahan bakar alternatif ini. (Bloomberg Technoz/Andre)
Hasilnya dimanfaatkan untuk menghidupkan kendaraan operasional bank sampah serta menggerakkan mesin pencacah botol plastik. (Bloomberg Technoz/Andre)
Ide pembuatan bahan bakar alternatif ini berlangsung sejak adanya Instruksi Gubernur (Ingub) Nomer 5 Tahun 2026 pada April lalu.

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tumpukan plastik bekas rumah tangga yang biasanya berakhir di tempat pembuangan kini dimanfaatkan menjadi bahan bakar alternatif di Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Bank Sampah RW 01 mulai mengolah limbah plastik menjadi bahan bakar yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional mereka.

Ketua RW sekaligus pengurus Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan, Dadang, mengatakan, pengolahan plastik berawal dari upayanya mencari cara untuk mengurangi sampah yang dibuang ke tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang.

“Sesuai dengan Instruksi Gubernur, kalau bisa pemangku wilayah itu bisa pengolahan sampah, nah kalau kayak organik itu bisa buat pupuk. Nah saya berpikir, plastik gimana nih? saya pelajari deh, kan plastik dari minyak bumi saya coba deh jadinya apa nih. Tujuan saya itu bukan untuk BBMnya nih, gimana tumpukan sampah itu setelah dibersihkan jadi apa nih,” kata Dadang, Rabu (21/10/2026).

Dari pengolahan tersebut, setiap satu kilogram sampah plastik dapat menghasilkan sekitar 0,8 liter bahan bakar alternatif. Hasilnya dimanfaatkan untuk menghidupkan kendaraan operasional bank sampah serta menggerakkan mesin pencacah botol plastik.

Dadang menjelaskan, proses pengolahan menggunakan drum berkapasitas 200 liter dengan waktu pengerjaan sekitar lima jam. Dalam sekali proses, ia menggunakan sekitar 30 kilogram sampah plastik.

(dre)