Logo Bloomberg Technoz

OJK Respons Isu Rencana Haji Isam Akuisisi BCA

Redaksi
16 October 2026 13:10

Nasabah bertransaksi di mesin ATM BCA di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (28/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Nasabah bertransaksi di mesin ATM BCA di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (28/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan buka suara terkait dengan rencana Haji Isam mengakuisisi PT Bank Central Asia Tbk (BCA). OJK menyebut bahwa saat ini pihaknya senantiasa mencermati setiap perkembangan terkait kepemilikan saham dan struktur pengendalian bank.

“Dalam hal terdapat transaksi yang berpotensi mengakibatkan perubahan pemegang saham pengendali bank, OJK akan melakukan penilaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK dalam keterangan tertulis Jumat (16/10/2026).

Dian menyebut  OJK tetap memastikan bahwa setiap perubahan kepemilikan dan pengendalian bank dilakukan sesuai dengan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta ketentuan mengenai kepemilikan dan pengendalian bank yang berlaku.


Sementara, Dian menilai bahwa dari perspektif prudensial, perubahan kepemilikan atau pengendalian pada bank besar tidak hanya dilihat dari aspek transaksi sahamnya.

OJK menilai potensi dampaknya terhadap profil risiko bank, konsentrasi eksposur, transaksi dengan pihak terkait, kualitas penerapan tata kelola, serta keterkaitan antara bank dengan kelompok usaha yang berada di bawah pengendalian pemegang saham juga menjadi bahan pertimbangan.