Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Berhasil Bangkit, Kini Mantap di Jalur Hijau

Hidayat Setiaji
22 October 2026 09:55

Pekerja melihat gawai menampilkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Pekerja melihat gawai menampilkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) boleh saja dibuka melemah cukup dalam. Namun kini Indeks berhasil mantap melaju di zona hijau.

Pada Kamis (22/10/2026), IHSG mengawali hari di posisi 5.247,98. Jatuh 1,51% dibandingkan hari sebelumnya. 

Beberapa menit kemudian, koreksi Indeks menjadi 1,55% di 5.245,55 pada 09:03 WIB.


Akan tetapi, kini situasi berbalik. IHSG berhasil mencatat kenaikan 0,5% ke 5.355,18 pada 09:33 WIB.

Kenaikan IHSG ditopang oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) antara lain:

  • PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyumbang 13,59 poin.

  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menyumbang 5,56 poin.

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyumbang 4,81 poin.

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyumbang 4,44 poin.

  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menyumbang 2,65 poin.