Logo Bloomberg Technoz

Dihina Asing, Prabowo Ancam Bongkar Data Perusahaan Karhutla

Merinda Faradianti
21 October 2026 18:25

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (Dok. Sekretariat Negara)
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (Dok. Sekretariat Negara)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan respons terhadap sejumlah negara asing yang dianggap sering menghina Indonesia. Pernyataan presiden tersebut disampaikan saat memberi pidato pembukaan rapat paripurna Kabinet Merah Putih di Istana Negara.

Dalam pidato tersebut, presiden menyinggung soal kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membuat Indonesia menjadi pembicaraan global. Menurut dia, sebagian besar peristiwa karhutla dilakukan perorangan dan korporasi yang juga terafiliasi dengan negara asing.

“Bagi negara tertantu yang suka menghina Indonesia, pada saatnya akan kita buka [data] perusahaan [pelaku Karhutla],” kata Prabowo dikutip, Rabu (21/10/2026).


“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang santun. Bangsa yang sabar. Indonesia adalah bangsa yang sering dihina, tapi percayalah Indonesia tidak mau diganggu terus menerus.”

Sebelumnya Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan, Korps Bhayangkara tengah mengusut 98 laporan terkait keterlibatan korporasi pada peristiwa karhutla. Pada saat ini, polisi harus melengkapi bukti formil dan materiil dari lokasi karhutla.