Logo Bloomberg Technoz

90% Beras Fortifikasi Tipu Konsumen, Cuma Beras Premium

Ibnu Affan
22 October 2026 09:34

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu: HOK-1 hingga Topi Koki (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu: HOK-1 hingga Topi Koki (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menarik sebanyak 25 merek beras fortifikasi yang tidak sesuai standar mutu dalam kemasan. Bapanas menyebut 90% beras fortifikasi yang diperiksa tidak sesuai dengan klaim pada label kemasan. 

Mayoritas beras juga berasal dari beras premium.

"90% persen tidak benar. Jadi semuanya ada yang tidak pakai sama sekali vitamin, ada yang kurang persennya jauh sekali dari yang diinginkan oleh masyarakat, seperti zinc, vitamin B, sangat jauh yang diharapkan oleh masyarakat," kata Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, Hermawan dalam konferensi pers di Bareskrim Mabes Polri, Rabu (21/10/2026).


Ketidaksesuaian bahan baku tersebut membuat adanya persoalan baru, karena produk dijual dengan harga jauh di atas estimasi biaya beras dan fortifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan kata lain, produsen mendapat keuntungan yang lebih besar.

Dengan asumsi harga beras medium Rp13.500/kilogram (kg) dan tambahan biaya fortifikasi sekitar Rp1.000/kg, harga produk diperkirakan Rp14.500/kg. Sementara itu, justru harga di lapangan mencapai Rp23.000 hingga Rp57.000/kg.