Logo Bloomberg Technoz

Kasus ISPA di Wilayah Karhutla Tembus 314 Ribu: 22% Diidap Balita

Redaksi
22 October 2026 09:40

Pemeriksaan pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Cilincing, Jakarta, Rabu (23/8/2023). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pemeriksaan pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Cilincing, Jakarta, Rabu (23/8/2023). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan data terbaru kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dalam laporannya tercatat kasus ISPA sudah tembus 314 kasus.

Dari informasi yang didapat, per 20 Oktober 2026, dari 314 ribu kasus, sebanyak 70.890 diidap bayi dan balita di bawah 5 tahun atau sebanyak 22,57% dari akumulasi kasus. Sedangkan 243.234 kasus diderita anak-anak hingga dewasa dan lansia.

Wilayah yang terdampak sebanyak 7 provinsi dan 65 kabupaten/kota.


Jika dibandingkan dengan laporan sepuluh hari lalu sebanyak 277.075 kasus ISPA, terjadi kenaikan 36.925 kasus atau naik 13,33%.

Untuk itu, Kemenkes sudah melakukan upaya untuk menekan tingginya kasus ISPA di wilayah karhutla dengan melakukan berbagai tindakan.