Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Lepas 10 Saham Ini, Seret IHSG ke Zona Merah

Muhammad Julian Fadli
22 September 2026 08:31

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Senin 21 September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 56,44 poin (0,88%) di posisi 6.384. Jadi salah satu sebab tren turun IHSG, investor asing melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp510,07 miliar di perdagangan saham seluruh pasar.

Di pasar reguler investor asing net sell Rp503,12 miliar.

Adapun investor asing net sell terbesar di saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencapai Rp140,61 miliar. Tertekan aksi jual, saham BMRI melemah 1,41% di posisi Rp4.200/saham.

Penutupan Saham BMRI pada Senin 21 September 2026 (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin:

  1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp140,61 miliar
  2. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) Rp139,92 miliar
  3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp131,34 miliar
  4. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp114,61 miliar
  5. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp32,41 miliar
  6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp26,38 miliar
  7. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp25,8 miliar
  8. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp22,31 miliar
  9. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp21,98 miliar
  10. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp18,46 miliar

Sementara itu, investor asing net buy terbesar pada saham PT Timah (Persero) Tbk (TINS) mencapai Rp50,02 miliar. Terdorong tren pembelian, saham TINS melesat 3,16% hingga berada di posisi Rp4.900/saham.

Penutupan Saham TINS pada Senin 21 September 2026 (Bloomberg)