Logo Bloomberg Technoz

Emiten Terafiliasi Haji Isam Langsung ARA Usai Suspensi Dibuka

Muhammad Julian Fadli
17 September 2026 16:55

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) kembali melesat hingga menyentuh Auto Rejection Atas (ARA) pada hari pertama perdagangan hari ini, Kamis (17/9/2026) setelah sebelumnya disuspensi Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Senin (31/8/2026) lalu.

Berdasarkan data Bloomberg pada tutup perdagangan, saham PACK finis di posisi Rp615/saham. Melesat 9,82% dari harga sebelumnya Rp560/saham.

Sepanjang hari, sebanyak 504 juta saham diperjualbelikan dengan nilai transaksi mencapai Rp309 miliar.

Penutupan Saham PACK pada Kamis 17 September 2026 (Bloomberg)

Antrean beli dalam order book juga masih tinggi, yaitu mencapai 838 ribu lot tanpa ada antrean jual. Lonjakan harga saham membuat kapitalisasi pasar PACK melambung mencapai Rp20,98 triliun.

Berdasarkan pengumuman BEI, suspensi perdagangan saham PACK dibuka kembali pada Sesi I Periodic Call Auction perdagangan hari ini. BEI sebelumnya memasukkan saham PACK dalam kategori Unusual Market Activity (UMA) pada 24 Agustus 2026. PACK pun menyabet gelar notasi khusus X di kode saham di papan perdagangan BEI, yang berarti di Papan Pemantauan Khusus.