Logo Bloomberg Technoz

DPR Soal Penembakan Warga Sipil di Papua: Jangan Terus Berulang

Dovana Hasiana
17 September 2026 16:40

Gedung DPR/MPR. (Dok. mpr.go.id)
Gedung DPR/MPR. (Dok. mpr.go.id)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengklaim tak hanya diam terhadap sejumlah kasus kekerasan yang terjadi di wilayah Papua. Termasuk, penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap warga sipil yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

"Kita minta betul-betul melakukan satu mitigasi untuk antisipasi jangan sampai ada pengulangan kejadian-kejadian seperti itu yang seolah-olah kita tidak punya daya defensif untuk pertahanan menghadapi kelompok-kelompok apa kriminal bersenjata itu," kata Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal dikutip, Kamis (17/09/2026).

Menurut dia, hal tersebut telah disampaikan Komisi I DPR kepada petinggi Kepolisian (Polri) dan TNI. Kata dia, DPR meminta kedua lembaga mampu mengatasi masalah keamanan di kawasan Papua.


KKB Kodap III Ndugama tercatat menembak mati tiga dari 11 ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di tengah perjalanan kunjungan kerja di Distrik Muliama, Rabu (09/09/2026). Nyaris satu pekan kemudian, kelompok yang sama menembak mati seorang supir yang membawa sembilan penumpang melintasi Jalur Trans Wamena-Nduga.

Kelompok tersebut mengungkap alasan penembakan karena kecurigaan terhadap peran keempat korban tersebut sebagai intelejen dari lembaga negara.