Logo Bloomberg Technoz

Freeport Mulai Bikin 5.000 Ton Katoda Tembaga di JIIPE Bulan Ini

Azura Yumna Ramadani Purnama
16 September 2026 08:40

Lembaran katoda tembaga murni dikeluarkan dari tangki di instalasi pemurnian elektrolitik./Bloomberg-Oliver Bunic
Lembaran katoda tembaga murni dikeluarkan dari tangki di instalasi pemurnian elektrolitik./Bloomberg-Oliver Bunic

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Freeport Indonesia (PTFI) mengungkapkan smelter perseroan di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Manyar, Gresik, Jawa Timur bakal mulai memproduksi katoda tembaga sebanyak 5.000 ton atau sekitar 11,02 juta pon pada September 2026.

Smelter tersebut sebelumnya berhenti beroperasi sebab terdapat insiden longsor di tambang Grasberg Block Cave (GBC), sehingga pasokan bijih tembaga hanya mencukupi untuk smelter PT Smelting.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menyatakan perseroan sudah mulai mengirimkan bijih tembaga ke smelter Manyar pada Agustus, sehingga fasilitas tersebut ditargetkan mulai memproduksi katoda tembaga pada September.


“Agustus feeding-nya ke smelter baru Freeport Indonesia itu mulai, dan mulai bisa diproduksi pada September dengan [kapasitas] sekitar 5.000 ton katoda tembaga,” ujar Tony dalam RDP di Komisi XII DPR, Selasa (15/9/2026).

Dirut PT Freeport Indonesia Tony Wenas ditemui di kompleks DPR, Rabu (16/7/2025)./Bloomberg Technoz-Mis Fransiska Dewi

Berdasarkan bahan paparan yang ditayangkan Tony, Freeport tercatat menargetkan produksi katoda tembaga dari smelter Manyar pada Oktober 2026 mencapai 35 juta pon, kemudian naik ke level 55 juta pon pada November 2026, dan mencapai 57 juta pon pada Desember 2026.