Tak Geser Nikel, Aluminium Bisa Jadi Tuas Baru Hilirisasi Mineral
Sabrina Mulia Rhamadanty
12 September 2026 13:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar Hukum Pertambangan dan Energi Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (Pushep) Bisman Bachtiar mengatakan fenomena peningkatan investasi bauksit hingga munculnya banyak smelter aluminium menunjukkan adanya tren pertumbuhan industri pengolahan bernilai tambah tinggi.
Meski begitu, Bisman menilai kemajuan pembangunan smelter aluminium tidak berarti pemerintah melepas perhatiannya terhadap komoditas mineral lainnya yang lebih dahulu dikebut hilirisasinya, yaitu; nikel.
"Langkah ini bukan berarti pemerintah meninggalkan hilirisasi nikel untuk beralih total ke aluminium. Kita harus melihat dinamika ini sebagai upaya diversifikasi hilirisasi," ujar Bisman saat dihubungi, Sabtu (12/9/2026).
Menurutnya, nikel tetap bernilai strategis, sementara bauksit dan aluminium menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi nasional.
Meskipun demikian, Bisman mengingatkan pemerintah agar mengantisipasi dominasi investor asing di industri hilir bauksit, khususnya dari China.




























