Logo Bloomberg Technoz

Tambang Terkendala, Produksi Tembaga Cili Juli 2026 Anjlok 9,4%

Redaksi
14 September 2026 08:50

Tambang tembaga di Cile./dok. Bloomberg
Tambang tembaga di Cile./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Produksi tembaga Cili mengalami penurunan secara tahunan pada Juli 2026, sebab produksi di beberapa lokasi operasi utama di negara penghasil tembaga terbesar di dunia tersebut merosot tajam.

Berdasarkan data dari Komisi Tembaga Cili (Cochilco), mengutip Shanghai Metals Market (SMM), Senin (14/9/2026), produksi tembaga Cili anjlok 9,4% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Juli 2026.

Produksi tembaga di perusahaan milik negara, Codelco, turun 5% secara tahunan menjadi 112.800 ton pada Juli. Data ini memperpanjang periode penurunan produksi bagi perusahaan di tengah tantangan operasional di tambang-tambang utamanya.


Produksi di tambang Escondida—tambang tembaga terbesar di dunia yang dikelola oleh BHP—turun lebih tajam, yakni sebesar 22,1% secara tahunan menjadi 89.400 ton. Sebaliknya, produksi di Collahuasi, yang dimiliki bersama oleh Anglo American dan Glencore, meningkat 12,3% secara tahunan menjadi 38.400 ton.

Secara terpisah, Institut Statistik Nasional Cili (INE) melaporkan produksi tembaga tambang tercatat sebesar 403.424 ton pada Juli.