Smelter Sulawesi Terimbas El Niño, Serapan Bijih Nikel Ikut Turun
Azura Yumna Ramadani Purnama
12 September 2026 13:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) mengungkapkan turunnya produksi sejumlah smelter nikel di Sulawesi turut menekan permintaan bijih nikel dari tambang di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Ketua Dewan Penasihat APNI Djoko Widajatno mengamini fenomena El Niño turut memberikan dampak buruk bagi penambang nikel, sebab turunnya produksi smelter di wilayah Sulawesi langsung berdampak terhadap melandainya permintaan bijih.
Kendati begitu, dia belum dapat mengestimasikan volume penurunan permintaan bijih nikel tersebut. Djoko hanya menegaskan penurunannya tidak terjadi secara seragam di seluruh wilayah tersebut, tetapi tetap memberikan dampak bagi sektor hulu.
“El Niño sudah menurunkan serapan nikel, karena smelter mengalami kesukaran memperoleh air yang dibutuhkan untuk proses peleburan. Penurunan produksi yang signifikan ditambah dengan masalah internal dalam tata kelola,” kata Djoko ketika dihubungi, Sabtu (12/9/2026).
“Penurunannya tidak linear, tetapi berdampak pada sistemis di Sulawesi, Maluku, Papua,” tegas Djoko.



























