Logo Bloomberg Technoz

IHSG Dibuka Melemah, Terbebani Harga Minyak dan Sikap The Fed

Muhammad Julian Fadli
16 September 2026 09:19

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (16/9/2026), dibuka melemah. Pada pukul 9.01 WIB, indeks kehilangan 7,23 poin atau setara dengan melemah 0,11% ke level 6.453.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) usai lima menit berlangsung, volume perdagangan tercatat 1,76 miliar saham dengan nilai transaksi Rp797 miliar. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 143.167 kali.

Sebanyak 285 saham menguat, dan 179 saham melemah. Sementara, 220 saham tidak bergerak.


Untuk perdagangan hari ini, Rabu (16/9/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebut, tekanan terutama berasal kenaikan harga minyak WTI yang menembus US$102/barel dan Brent menyentuh US$107/barel, serta nilai tukar rupiah yang kembali melemah. 

Pasar saham juga tertekan kenaikan UST 10Y yang mencapai level 5% turut meningkatkan tekanan terhadap aset emerging market.