Ubah Arah Bisnis dari Furnitur ke Pusat Data, NexAI Incar Rp2,5T
Merinda Faradianti
11 September 2026 20:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) menargetkan dana Rp2,54 triliun untuk mengembangkan layanan pusat data kecerdasan buatan atau AI data center). Hal tersebut dilakukan melalui penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Dalam aksi korporasi tersebut, NexAI akan menerbitkan maksimal 285.732.512 saham biasa baru dengan harga pelaksanaan Rp8.880 per saham. Perseroan menetapkan rasio setiap 100 saham lama berhak atas 15 hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).
PT Nextier Datamate Center (NDC) selaku pemegang saham utama NexAI akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya dengan nilai sekitar Rp1,65 triliun.
“Dana yang kami himpun melalui rights issue ini akan langsung mendukung pembangunan AI data center yang dirancang untuk standar tier III, sejalan dengan arah bisnis baru yang telah disetujui pemegang saham,” kata Presiden Direktur NexAI Ahmad Zulfikar dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (11/9/2026).
Dia menyebut, data center itu dirancang untuk mendukung kebutuhan hosting chip AI dengan teknologi terbaru yang tersedia di industri. Dana rights issue akan digunakan sebagai suntikan modal kepada dua anak usaha, yakni PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC), dimana kedua anak usaha tersebut akan mengembangkan AI pusat data dengan total kapasitas 102 megawatt (MW).
































