Logo Bloomberg Technoz

Proyek Data Center Cikarang, FOLK Ambil Peran Kelola Air & Limbah

Redaksi
10 September 2026 14:00

Ilustrasi Gedung Pusat Data atau Data Center. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi Gedung Pusat Data atau Data Center. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) memastikan keterlibatan dalam pengelolaan air dan limbah (water & wastewater treatment) dari proyek raksasa Data Center di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Keterlibatan Folk dilakukan melalui penunjukan terhadap anak usahanya PT Traya Hydro Indonesia

"Fasilitas data center membutuhkan sistem pengolahan air yang berjalan tanpa gangguan, hemat ruang, dan menghasilkan air olahan yang bisa dipakai kembali," tulis keterangan manajemen FOLK, secara tertulis kepada Bloomberg Technoz, Kamis (10/9/2026).

"Agar dapat dipenuhi oleh teknologi dan kapasitas produksi dalam negeri," lanjut perseroan.


Seperti diketahui, proyek Data Center dikembangkan oleh operator data center internasional yang sedang membangun fasilitas berskala besar di Indonesia. Sesuai ketentuan kerahasiaan yang mengikat para pihak, Perseroan tidak mengungkapkan identitas pemilik proyek maupun nilai kontrak yang diperoleh.

Dalam catatan redaksi, berdasarkan pengumuman publik para pengembang, nilai investasi yang direncanakan untuk pembangunan data center di Cikarang mencapai US$6 miliar, dengan rencana kapasitas gabungan di atas 600 MW (mega watt) dan potensi pengembangan hingga 1 GW (giga watt).