Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Pastikan Rusal Mau Garap Bauksit-Alumina, Bukan Aluminium

Azura Yumna Ramadani Purnama
11 September 2026 13:45

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam wawancara cegat di kantornya, Jumat (11/9/2026)./Bloomberg Technoz-Azura Yumna
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam wawancara cegat di kantornya, Jumat (11/9/2026)./Bloomberg Technoz-Azura Yumna

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi raksasa aluminum Rusia, United Company Rusal, bakal mengembangkan proyek pertambangan bauksit yang terintegrasi dengan pabrik pemurnian alumina.

Dengan begitu, Rusal dipastikan tidak akan membangun pabrik pengolahan atau smelter aluminium di Indonesia.

Bahlil menjelaskan proyek tersebut bakal digarap Rusal bersama perusahaan dalam negeri dan berlokasi di wilayah Kalimantan.


“Oh iya, itu dengan Rusal. Mereka akan membangun hilirisasi dari bauksit untuk menjadi alumina, dan itu di daerah Kalimantan,” kata Bahlil kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (11/9/2026).

Logo Rusal yang tercetak pada ingot aluminium hasil pengecoran baru di fasilitas pengecoran Pabrik Peleburan Aluminium Sayanogorsk./Bloomberg-Andrey R

Hampir Final