Logo Bloomberg Technoz

Pelemahan IHSG Menyusut Tersisa 0,7%, Berkat Saham-saham Ini

Muhammad Julian Fadli
11 September 2026 18:15

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup melemah 47,96 poin (0,73%) di posisi 6.541 pada Jumat (11/9/2026). Adapun IHSG sempat mencatatkan pelemahan hingga nyaris 2% pada perdagangan siang hari tadi.

Posisi terendah IHSG sempat menyentuh 6.462 sedang tertingginya di posisi 6.552. Volume perdagangan melibatkan 30,46 miliar saham yang didominasi tekanan jual, dengan nilai perdagangan Rp14,73 triliun, dan frekuensi 1,93 juta kali diperjualbelikan.

IHSG Penutupan Sesi II pada Jumat 11 September 2026 (Bloomberg)

Tercatat pelemahan 453 saham, dan hanya ada 183 saham menguat. Sisanya 153 saham stagnan.


Saham–saham konsumen primer, saham energi, dan saham infrastruktur menjadi pemberat pelemahan IHSG, dengan melemah mencapai 1,24%, 1,22% dan 1,19%. Sebaliknya, saham kesehatan berhasil menguat 3,91% hingga menjadi pendorong menipisnya pelemahan IHSG.

Menariknya, saham–saham potensial, PT Sejahteraraya Anugrahjaya/ Mayapada Hospital Tbk (SRAJ) berhasil menguat 20% mencapai posisi terbaiknya Rp15.600/saham pada penutupan perdagangan.