BNI Ungkap 3 Faktor Tren Likuiditas Perbankan Longgar
Muhammad Fikri
09 September 2026 20:52

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menilai kondisi likuiditas perbankan secara umum memperlihatkan tren perbaikan.
Head of Investor Relations BNI Yohan Setio menjelaskan tren perbaikan likuiditas tercermin dengan munculnya dukungan dari pemerintah, yakni ketika Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menempatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik pemerintah ke Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) dengan jatuh tempo yang jelas.
"Sebagian jatuh tempo di September, Oktober, Desember, dan sebagian jatuh tempo di pertengahan tahun depan. Jadi ada kejelasan mengenai waktu jatuh temponya, sehingga bank bisa mempersiapkan likuiditas. Ini sangat membantu," tutur Yohan dalam paparan publik, Rabu (9/9/2026).
Selain itu, lanjut dia, dari sisi bank sentral, pihaknya melihat bahwa instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mengalami penurunan, baik dari sisi volume penerbitan maupun tingkat imbal hasil. Dengan kata lain, sebagian dana tersebut kembali ke sistem perbankan.
"Dengan penurunan volume SRBI ini menunjukkan bahwa ada support (dukungan) dari bank sentral juga terhadap likuiditas perbankan," katanya.































